Mitos tersebut sudah dapat dipastikan tidak valid. Heartbleed
bukanlah virus. Heartbleed merupakan celah keamanan pada OpenSSL yang muncul
karena terdapat kesalahan pada penulisan kode program dalam protokol
enkripsi open-source yang banyak
digunakan oleh situs-situs diseluruh dunia.
2. Update antivirus agar kebal dari Heartbleed
Mitos ini sudah dapat dipastikan tidak valid. Melakukan update
antivirus tidak akan berpengaruh terhadap kebal atau tidaknya perangkat
komputer dari celah keamanan Heartbleed. Yang perlu ditekankan disini adalah
Heartbleed bukan virus, tidak menyebar dan tidak menginfeksi perangkat komputer
lainnya baik via jaringan komputer maupun media penyimpanan.
3. Segera ganti password apabila situs yang anda gunakan belum kebal
dari Heartbleed
Mitos ini sangat tidak benar. Yang benar adalah segera ganti
password apabila situs yang anda gunakan telah melakukan penambalan terhadap
celah keamanan Heartbleed. Apabila anda melakukan perubahan password pada saat
celah keamanan tersebut belum ditambal, sama saja memberikan kesempatan kepada
peretas untuk mengetahui password baru anda.
4. Peretas dapat memanfaatkan Heartbleed untuk mengontrol berbagai smartphone
Mitos ini juga salah. Sampai dengan saat ini celah kemanan ini hanya
dapat dimanfaatkan untuk mengambil data yang tersimpan dalam memori sebuah
smartphone yang belum melakukan penambalan terhadap celah kemanan Heartbleed.
Celah keamanan ini hanya terjadi pada sistem operasi Android versi
Jelly Bean (4.1.1) sedangkan untuk smartphone dengan sistem operasi iOS dan
Windows Phone dapat dipastikan kebal dari celah keamanan ini karena dalam
sistem operasi iOS dan Windows Phone tidak menggunakan OpenSSL.
5. Windows XP rentan dari Heartbleed karena sudah tidak di support oleh
Microsoft
Mitos ini sudah dapat dipastikan salah. Berdasarkan informasi yang
terdapat dapat dalam blog developer Microsoft, perusahaan tersebut tidak
menggunakan OpenSSL dalam pembangunan dan pengembangan sistem operasi Microsoft
Windows XP dan seluruh versi sistem operasi Windows lainnya termasuk sistem
operasi untuk smartphone Windows Phone
Dalam proses pembangunan dan pengembangan sistem operasi Windows,
Microsoft menggunakan komponen kriptografi yang mereka ciptakan sendiri yaitu
Secure Channel sehingga dapat dipastikan seluruh product dari Microsoft mulai
dari sistem operasi sampai dengan layanan lainnya seperti outlook, skype dan
lain sebagainya kebal dari celah kemananan Hearbleed.
6. Semua layanan internet banking rentan terhadap Heartbleed
Mitos ini tidak dapat pastikan kebenarannya karena sebagian besar
layanan internet banking dan berbagai situs jual beli populer tidak menggunakan
OpenSSL sehingga layanan-layanan tersebut tidak terkena dampak dari celah
kemanan Heartbleed
7. NSA memanfaatkan Heartbleed sejak lama untuk memata-matai kita
Beredar isu yang mengatakan bahwa agen intelejen Amerika (NSA) telah
mengetahui celah kemanan tersebut sejak lama, namun memilih diam dan
memanfaatkan celah kemanan tersebut untuk melakukan kegiatan mata-mata.
Isu
tersebut telah dibantah oleh NSA dan mengatakan bahwa pihaknya tidak
menggunakan celah kemanan tersebut untuk kegiatan mata-mata dan mengaku baru
mengetahui celah tersebut setelah diumumkan.
-Suharyadi-