Showing posts with label Linux. Show all posts
Showing posts with label Linux. Show all posts

Elementary OS


Elementary OS merupakan sebuah sistem operasi turunan dari distro linux Ubuntu yang berasal dari mockup tema elementary GTK2+ yang di bangun oleh DanRabbit. Seiring dengan berjalannya waktu, pengembangan tema elementary mendapat banyak kritik dan saran dari para penggunanya. Karena banyaknya saran dan masukan yang masuk, akhirnya diputuskanlah untuk membangun sebuah distro linux sendiri dengan nama elementary OS. Versi pertama dari elementary OS di berinama Jupiter yang dirilis pada tanggal 1 April 2011.

Tidak disangka-sangka ternya versi pertama dari elementary OS banyak mendapatkan sambutan yang positif sehingga hal tersebut makin membuat para pengembang untuk merilis versi selanjutnya yang diberi nama Luna. Luna sendiri merupakan versi ke dua dari elementary OS dengan menggunakan Ubuntu 12.04 LTS (Precise Pangolin) sebagai basis pengembangannya.

Kelebihan Elementary OS
  • Community Driven
  • Transparent & Open
  • Beautiful & Usabel
  • Modern Computing
  • Speedy
  • Full of Feature
  • Fully Accessible
  • Safe and Secure
  • 100% Free
  • Ready for Apps
Minimum System Requirement
  • 1 GHz x86 or amd64 processor
  • 512MB of system memory (RAM)
  • 5GB of disk space
  • CD/DVD drive 
Recomended System Requirement
  • 1 GHz x86 or amd64 processor
  • 1GB of system memory (RAM)
  • 15 GB of disk space
  • CD/DVD Drive or USB port
  • Internet access
Anda dapat langsung mengunduh Elementary OS langsung pada official website mereka yang beralamat di http://elementaryos.org/ 

Disana anda akan diminta untuk memberikan donasi kepada para developer dari elementary OS. Jika anda ingin memberikan donasi, silahkan masukan nominal sesuai dengan keinginan anda. Jika anda tidak ingin memberikan donasi, anda cukup memasukan angka nol (0) pada field yang tersedia.




LibreOffice 4.3.1 - 100 Bugs diperbaiki



The Document Foundation (TDF) telah merilis versi baru dari LibreOffice yaitu LibreOffice 4.3.1. Rilis ini merupakan rilis pertama yang di rilis dari LibreOffice 4.3 yang di rilis bulan Juli kemarin.

Dalam rilis ini terdapat berbagai macam perbaikan yang meliputi perbaikan penanganan file RTF dan OOXML serta beberapa tweaking dari code program yang gunakan untuk meningkatkan performa dari LibreOffice.

Selain itu pada versi ini juga terdapat dua perbaikan celah keamanan yang bersifat critical pada LibreOffice versi sebelumnya. TDF menyarankan para pengguna dari LibreOffice untuk segera melakukan update LibreOffice ke versi 4.3.1 sedini mungkin untuk mencegah aksi para peretas memanfaatkan celah keamanan yang terdapat pada LibreOffice pada versi sebelumnya.

Anda dapat langsung mengunduh LibreOffice versi terbaru langsung dari situs LibreOffice (http://libreoffice.org/download)

Solve NTFS Mount Error pada dual boot Windows 8 dan Ubuntu


Pernahkah anda menemukan error tersebut pada saat ingin mengakses partisi dengan format NTFS pada ubuntu? Permasalahan tersebut biasa terjadi pada komputer atau laptop dengan dual boot Windows 8 dan Ubuntu.

Error tersebut disebabkan fitur Fast Startup pada Windows 8. Fitur Fast Startup merupakan fitur baru yang disematkan oleh Microsoft pada Windows 8. Fungsi utama dari fitur tersebut adalah untuk mengurangi booting time dengan tujuan untuk mempercepat startup sistem operasi windows 8.

Fitur Fast Startup melakukan penyimpanan beberapa informasi seperti caching registry dan lain sebagainya pada saat proses shut down berlangsung. Dengan trik ini proses booting sistem operasi windows dapat berlangsung lebih cepat namun memberikan masalah baru pada sistem operasi lainnya.

Lalu bagaimana cara mengatasi permasalah ini?

Permasalahan ini dapat di atasi dengan cara menonaktifkan fitur Fast Startup pada Windows 8. Untuk menonaktifkan fitur Fast Startup dapat dilakukan dengan cara masuk ke

Control Panel -> Hardware and Sound -> Power Options -> System Setting  -> uncheck "Turn on Fast Startup"

atau dapat juga dilakukan dengan cara

Ketik Power Options pada kolom Search kemudian pilih  Change what the power buttons do. Untuk melakukan hal ini pastikan user ada memiliki hak akses selevel administrator




  Kemudian akan muncul window seperti gambar dibawah ini

Kemudian pilih Change settings that are currently unavailable, lalu scroll ke bawah dan uncheck Turn on fast start up (recomended) seperti gambar dibawah ini


Setelah di uncheck, selanjutnya adalah menekan tombol Save Changes. Untuk melihat hasilnya anda dapat mencoba untuk melakukan booting ke sistem operasi Ubuntu.

Semoga Bermanfaat










Tails OS - Privacy for anyone anywhere



Edward Snowden membuat heboh seisi dunia dengan membocorkan dokumen-dokumen rahasia milik National Security Agency (NSA). Dinas intelejen AS tersebut dikenal ahli menyadap, lantas bagaimana Snowden memperoleh informasi tanpa terlacak?

Mantan kontraktor NSA itu rupanya menggunakan sistem operasi Linux versi khusus bernama Tails. OS ini merupakan software open source bikinan developer anonim yang dioptimalkan untuk menyamarkan identitas penggunanya di dunia online.

Di dalamnya, sebagaimana diterangkan oleh Wired, terdapat sejumlah alat terkait enkripsi dan privasi, termasuk Tor, sebuah aplikasi yang mengacak lalu lintas internet pengguna dengan melakukan routing melalui jaringan komputer sukarelawan di seluruh dunia.

Tails bisa dimuat sepenuhnya dalam media eksternal seperti DVD dan USB yang dapat digunakan untuk melakukan booting komputer. Tails tidak menyimpan data secara lokal, dan kebal terhadap program mata-mata. Komputer yang dipakai pun tak meninggalkan jejak apabila dikemudian hari diperiksa.

Melalui sistem operasi anti-sadap itulah, Snowden berkomunikasi dengan media dan membocorkan dokumen-dokumen rahasia NSA yang berada di tangannya.

Namun, Tails juga memiliki kelemahan. Meski relatif "aman" dengan kode open source yang bisa dibedah oleh siapapun, beberapa penyedia jasa internet tak mendukung fungsi kerahasiaannya. Apabila salah memilih provider, Tails akan menjadi tidak berguna.

Dari aktivis sampai bandar narkoba

Software Tor yang merupakan bagian dari Tails yang pada awalnya dikembangkan oleh Laboratorium Riset Angkatan Laut AS. Program ini ramai digunakan oleh orang-orang yang oleh sebab tertentu tak ingin diketahui identitasnya di internet, mulai dari aktivis, pembocor seperti Snowden, hingga bandar narkoba online di pasar gelap macam Silk Road.

Tails membuat pemakaian Tor jadi lebih mudah. Pengguna cukup melakukan booting ke sistem Tails, dan Tor akan otomatis berjalan tanpa perlu pengaturan apapun. Selesai menggunakan, komputer bisa di-restart ke sistem operasi sehari-hari. Tak akan ada yang tahu apa yang dilakukan pengguna selama memakai Tails.

Para pengembang Tails sendiri lebih suka bersembunyi di balik bayang-bayang kerahasiaan dan memilih untuk tetap anonim. Salah satu alasan mereka membuat Tails adalah melindungi privasi pengguna internet dari endusan sejumlah pihak yang dilakukan diam-diam.

"Raksasa-raksasa marketing seperti Google, Facebook Yahoo, dan dinas mata-mata sangat ingin kehidupan online kita menjadi lebih transparan untuk kepetintingan mereka sendiri," tulis seorang anggota pengembang Tails yang tidak menyebutkan identitasnya dalam e-mail kepada Wired.

Sifat Tails yang terbuka memungkinkan semua orang menelaah sistem operasi ini untuk mencegah adanya hal-hal yang tidak diinginkan. Kecil pula kemungkinan Tails merupakan "jebakan" dari pihak pemerintah karena dokumen Snowden menyebutkan bahwa NSA pun tidak suka dengan sistem operasi ini.

Di samping mengembangkan sistem operasi tersebut untuk komputer desktop dan laptop, para developer Tails sedang membuat versi mobile yang bisa berjalan di perangkat Android dan Ubuntu.